Arema Cronus Indonesia berharap bisa ditempatkan di wilayah barat pada
kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 mendatang. Hal itu menyusul
adanya kemungkinan penempatan tim asal Jawa Timur yang kemungkinan bakal
ditempatkan di wilayah barat.
"Prinsipnya Arema ditempatkan dimanapun siap, tetapi bila disuruh memilih kita ingin ditempatkan di wilayah Barat," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji pada beritajatim.com, Senin (30/12/2013).
Keinginan Singo Edan agar ditempatkan di wilayah Barat berdasarkan sejumlah alasan. Selain dari sisi geografis, Arema juga berharap bisa mendapatkan pemasukan dari penonton jika ditempatkan di wilayah barat.
"Kami mempertimbangkan sisi marketable. Arema sangat berkepntingan terhadap pemasukan dari sisi ticketing dan hak siar. Kami ingin home Arema mampu menyedot animo Aremania," tandas mantan wartawan ini.
Untuk diketahui, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah klub terbanyak di ISL. Ada enam klub yang bakal menjadi peserta ISL, yakni Arema Cronous, Persela Lamongan, Persegres, Persik Kediri, Persepam-MU dan Persebaya.
Seiring dengan format dua wilayah yang dicanangkan oleh PT Liga Indonesia, klub-klub Jatim kemungkinan besar akan gabung di Grup Timur. Dibanding dengan grup Barat, biaya yang harus dikeluarkan untuk grup timur jelas lebih besar, terutama di bidang akomodasi. (beritajatim) (ICH)
"Prinsipnya Arema ditempatkan dimanapun siap, tetapi bila disuruh memilih kita ingin ditempatkan di wilayah Barat," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji pada beritajatim.com, Senin (30/12/2013).
Keinginan Singo Edan agar ditempatkan di wilayah Barat berdasarkan sejumlah alasan. Selain dari sisi geografis, Arema juga berharap bisa mendapatkan pemasukan dari penonton jika ditempatkan di wilayah barat.
"Kami mempertimbangkan sisi marketable. Arema sangat berkepntingan terhadap pemasukan dari sisi ticketing dan hak siar. Kami ingin home Arema mampu menyedot animo Aremania," tandas mantan wartawan ini.
Untuk diketahui, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah klub terbanyak di ISL. Ada enam klub yang bakal menjadi peserta ISL, yakni Arema Cronous, Persela Lamongan, Persegres, Persik Kediri, Persepam-MU dan Persebaya.
Seiring dengan format dua wilayah yang dicanangkan oleh PT Liga Indonesia, klub-klub Jatim kemungkinan besar akan gabung di Grup Timur. Dibanding dengan grup Barat, biaya yang harus dikeluarkan untuk grup timur jelas lebih besar, terutama di bidang akomodasi. (beritajatim) (ICH)


