PSS Sleman mulai bersih-bersih skuad. Paling tidak, tiga hingga empat
amunisi dipastikan dicoret karena minim kontribusi selama putaran
pertama Divisi Utama 2014.
Manajer PSS, Sukoco, enggan memberi bocoran pemain yang bakal terlempar dari skuat. Dia beralasan, pengumuman akan dilakukan langsung pelatih anyar, Herry Kiswanto.
Namun demikian, beberapa nama mencuat ke permukaan. Tercatat M Irfan, Aang Suparman dan Erwinsyah Hasibuan santer disebut bakal dilepas manajemen. Dua pemain, yakni M Irfan dan Erwinsyah bahkan belum pernah membela PSS di laga resmi.
Tapi di luar ketiga nama itu, masih ada Guy Junior yang juga minim kontribusi. Striker impor ini kalah bersaing dari striker lokal seperti Monieaga Bagus Suwardi maupun Saktiawan Sinaga.
"Biar nanti pelatih yang mengumumkannya langsung usai latihan," ucap Sukoco.
Direksi PT Putra Sleman Sembada, Supardjiono, menambahkan selain pemain yang dicoret manajemen juga mengevaluasi kinerja lima amunisi lain. Kinerja kelimanya dinilai negatif, namun masih memiliki kesempatan berkostum PSS.
Menurutnya, dua dari lima pemain bakal direnegosiasi, sedangkan tiga lainnya diultimatum. "Kalau gagal tunjukkan performa terbaik ya kami coret. Yang direnegosiasi juga. Kami ingin bayar pemain sesuai kontribusinya," tegas Supardjiono. (garudasoccer)
Manajer PSS, Sukoco, enggan memberi bocoran pemain yang bakal terlempar dari skuat. Dia beralasan, pengumuman akan dilakukan langsung pelatih anyar, Herry Kiswanto.
Namun demikian, beberapa nama mencuat ke permukaan. Tercatat M Irfan, Aang Suparman dan Erwinsyah Hasibuan santer disebut bakal dilepas manajemen. Dua pemain, yakni M Irfan dan Erwinsyah bahkan belum pernah membela PSS di laga resmi.
Tapi di luar ketiga nama itu, masih ada Guy Junior yang juga minim kontribusi. Striker impor ini kalah bersaing dari striker lokal seperti Monieaga Bagus Suwardi maupun Saktiawan Sinaga.
"Biar nanti pelatih yang mengumumkannya langsung usai latihan," ucap Sukoco.
Direksi PT Putra Sleman Sembada, Supardjiono, menambahkan selain pemain yang dicoret manajemen juga mengevaluasi kinerja lima amunisi lain. Kinerja kelimanya dinilai negatif, namun masih memiliki kesempatan berkostum PSS.
Menurutnya, dua dari lima pemain bakal direnegosiasi, sedangkan tiga lainnya diultimatum. "Kalau gagal tunjukkan performa terbaik ya kami coret. Yang direnegosiasi juga. Kami ingin bayar pemain sesuai kontribusinya," tegas Supardjiono. (garudasoccer)


