Persija Jakarta berhasil mencuri satu poin di kandang Semen Padang.
Itu setelah, kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam lanjutan wilayah
barat Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion H. Agus Salim,
Padang, Kamis (21/8) malam.
Dengan hasil ini, Semen Padang semakin kokoh di posisi kedua klasemen sementara dengan 37 poin dari 19 pertandingan yang telah dijalani. Sedangkan posisi Persija masih belum aman ke babak delapan besar. Mereka masih terpaku di peringkat keempat dengan 31 poin dari 19 laga yang telah dilakoni.
Babak pertama
Semen Padang langsung tampil menekan Persija sejak menit awal pertandingan. Persija terlihat lebih banyak menunggu di pertahanan sendiri dan melancarkan serangan balik di awal laga.
Beberapa kali peluang yang dihasilkan kedua tim masih belum berbuah gol. Sesekali Persija memberikan ancaman lewat sepakan dari luar kotak penalti. Namun selalu bisa digagalkan lini pertahanan tim Kabau Sirah.
Memasuki menit ke-17, Persija mulai mencoba menguasai permainan. Para pemain Semen Padang pun terkesan ingin memperlambat tempo permainan. Pertarungan di lini tengah berjalan sangat sengit.
Tempo permainan semakin meninggi ketika memasuki menit-menit akhir pertandingan. Kedua tim saling bergantian melakukan serangan. Semen Padang mendapatkan peluang terbaik melalui Hendra Adi Bayauw.
Namun, bola hasil tendangannya dari dalam kotak penalti di masa injury time hanya melambung di atas mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua
Persija langsung tampil menggebrak di awal babak kedua. Tapi, serangan yang mereka bangun masih bisa dipatahkan lini pertahanan Semen Padang.
Semen Padang tak mau kalah. Skuat asuhan Jafri Sastra juga memberikan tekanan ke lini pertahanan tim Macan Kemayoran. Sepakan keras dari luar kotak penalti Hengki Ardiles mampu ditepis dengan baik oleh kiper Persija, Andritany Ardhiyasa.
Bayauw kerap memberikan ancaman lewat pergerakan lincahnya di lini pertahanan Persija. Tendangannya dari dalam kotak penalti kembali belum tepat sasaran.
Pertarungan sengit kembali lebih banyak terjadi di lini tengah. Serangan kedua tim terlihat mengalami kebuntuan ketika sudah memasuki area sepertiga lapangan lawan.
Di menit-menit akhir pertandingan, Persija mencoba lebih meningkatkan intensitas serangan. Tendangan Victor Pae dari luar kotak penalti masih bisa diamankan Fakhrurrazi. Hingga pertandingan usai, skor tetap 0-0. (Goal Indonesia)
Susunan pemain :
Semen Padang : 31 Fakhrurrazi; 26 Seftia Hadi, 5 David Pagbe, 11 Hengky Ardiles, 2 Novan Setya Sasongko; 8 Eka Ramdani, 12 Jajang Paliama, 15 Hendra Adi Bayauw, 23 Esteban Vizcarra; 17 M Nur Iskandar, 99 Airlangga
Cadangan: 22 Jandia Eka Putra, 16 Saepuloh Maulana, 18 Ricky Akbar Ohorella, 9 M. Rizal, 7 Rudi, 19 Valentino Telaubun, 27 Fahrizal Dillah
Pelatih: Jafri Sastra
Persija Jakarta :
26 Andritany; 3 Dani Saputra, 15 Fabiano Beltrame, 28 Ngurah Wahyu, 14 Ismed Sofyan; 8 Egi Melgiansyah, 32 Rohit Chand, 17 Defri Riski, 23 Victor Pae; 25 Boakay Eddie Foday, 11 Rahmad Affandi
Cadangan: 29 Adixi, 33 Syahrizal, 13 Firmansyah, 22 Ferry Komul, 21 Amarzukih, 99 April Hadi, 18 Agus Salim
Pelatih: Benny Dollo
Dengan hasil ini, Semen Padang semakin kokoh di posisi kedua klasemen sementara dengan 37 poin dari 19 pertandingan yang telah dijalani. Sedangkan posisi Persija masih belum aman ke babak delapan besar. Mereka masih terpaku di peringkat keempat dengan 31 poin dari 19 laga yang telah dilakoni.
Babak pertama
Semen Padang langsung tampil menekan Persija sejak menit awal pertandingan. Persija terlihat lebih banyak menunggu di pertahanan sendiri dan melancarkan serangan balik di awal laga.
Beberapa kali peluang yang dihasilkan kedua tim masih belum berbuah gol. Sesekali Persija memberikan ancaman lewat sepakan dari luar kotak penalti. Namun selalu bisa digagalkan lini pertahanan tim Kabau Sirah.
Memasuki menit ke-17, Persija mulai mencoba menguasai permainan. Para pemain Semen Padang pun terkesan ingin memperlambat tempo permainan. Pertarungan di lini tengah berjalan sangat sengit.
Tempo permainan semakin meninggi ketika memasuki menit-menit akhir pertandingan. Kedua tim saling bergantian melakukan serangan. Semen Padang mendapatkan peluang terbaik melalui Hendra Adi Bayauw.
Namun, bola hasil tendangannya dari dalam kotak penalti di masa injury time hanya melambung di atas mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak kedua
Persija langsung tampil menggebrak di awal babak kedua. Tapi, serangan yang mereka bangun masih bisa dipatahkan lini pertahanan Semen Padang.
Semen Padang tak mau kalah. Skuat asuhan Jafri Sastra juga memberikan tekanan ke lini pertahanan tim Macan Kemayoran. Sepakan keras dari luar kotak penalti Hengki Ardiles mampu ditepis dengan baik oleh kiper Persija, Andritany Ardhiyasa.
Bayauw kerap memberikan ancaman lewat pergerakan lincahnya di lini pertahanan Persija. Tendangannya dari dalam kotak penalti kembali belum tepat sasaran.
Pertarungan sengit kembali lebih banyak terjadi di lini tengah. Serangan kedua tim terlihat mengalami kebuntuan ketika sudah memasuki area sepertiga lapangan lawan.
Di menit-menit akhir pertandingan, Persija mencoba lebih meningkatkan intensitas serangan. Tendangan Victor Pae dari luar kotak penalti masih bisa diamankan Fakhrurrazi. Hingga pertandingan usai, skor tetap 0-0. (Goal Indonesia)
Susunan pemain :
Semen Padang : 31 Fakhrurrazi; 26 Seftia Hadi, 5 David Pagbe, 11 Hengky Ardiles, 2 Novan Setya Sasongko; 8 Eka Ramdani, 12 Jajang Paliama, 15 Hendra Adi Bayauw, 23 Esteban Vizcarra; 17 M Nur Iskandar, 99 Airlangga
Cadangan: 22 Jandia Eka Putra, 16 Saepuloh Maulana, 18 Ricky Akbar Ohorella, 9 M. Rizal, 7 Rudi, 19 Valentino Telaubun, 27 Fahrizal Dillah
Pelatih: Jafri Sastra
Persija Jakarta :
26 Andritany; 3 Dani Saputra, 15 Fabiano Beltrame, 28 Ngurah Wahyu, 14 Ismed Sofyan; 8 Egi Melgiansyah, 32 Rohit Chand, 17 Defri Riski, 23 Victor Pae; 25 Boakay Eddie Foday, 11 Rahmad Affandi
Cadangan: 29 Adixi, 33 Syahrizal, 13 Firmansyah, 22 Ferry Komul, 21 Amarzukih, 99 April Hadi, 18 Agus Salim
Pelatih: Benny Dollo


