
Tiga
gol dalam tiga pertandingan awal Indonesia Super League 2012/2013,
adalah bukti ketajaman Aldo Baretto. Kendati baru musim ini bergabung
dengan Gresik United, striker asal Paraguay ini tetap memperlihatkan
kapasitasnya sebagai predator mematikan di mulut gawang lawan.
Uniknya, tiga gol Aldo musim ini selalu diciptakan melalui sundulan
kepala. Dan, hal itu bukanlah sebuah kebetulan semata. Mantan striker
Persiba Balikpapan ini memang sudah mengasah ketajaman kepalanya sejak
masih muda di tanah kelahirannya.
"Saat masih bermain di Paraguay. Tiap hari, saya rutin berlatih
mengheading bola sebanyak 50 kali. Bahkan, saking cepatnya bola,
terkadang hidung saya sampai berdarah," ujar Aldo dalam situs resmi
Gresik United, persegresfc.com.
Aldo mangaku, awalnya cukup ngeri juga melihat lajunya bola yang
kencang, lebih-lebih ketika heading dia tidak boleh menutup matanya.
Dengan mata terbuka dirinya dapat mengarahkan bola kesudut yang kosong
dan mengecoh penjaga gawang lawan.
"Dengan berlatih seperti itu, saya tidak merasa takut menanduk meski dalam keadaan bola yang sangat kencang,"tambahnya.
Saat masih memperkuat Bontang FC pada ISL 2009, Aldo pernah mencetak
15 gol melalui sundulan dari total 19 gol yang dicetaknya pada musim
kompetisi tersebut.
Yang pasti, tiga gol ini barulah awal dari persembahan Aldo Baretto
bersama Laskar Joko Samudra dan Ultrasmania. Ia bisa lebih tajam lagi,
mengingat Gresik United memiliki para gelandang yang siap memanjakan
Aldo lewat umpan terukur, seperti Gustavo Chena dan Matsunaga Shohei.
Gol ke gawang Persiba, Selasa (22/1) lalu, merupakan gol ke-55 bagi
Aldo sejak kompetisi ISL digulirkan pada tahun 2008. Aldo berjanji bakal
menyarangkan gol-golnya kembali ke setiap gawang lawan yang dihadapi. (LI)

