
Persebaya
Surabaya akan memulai kiprahnya di kompetisi Divisi Utama Liga
Indonesia 2013 menghadapi tuan rumah PSBK Blitar, Sabtu (2/2). Waktu
yang masih relatif panjang, akan dimanfaatkan oleh pelatih Miroslav Janu
untuk memperbaiki kinerja barisan depan Bajul Ijo.
Dari hasil evaluasi selama pasa pra musim, lini depan Persebaya
memang dinilai belum terlalu garang. Catatan statistik menunjukkan,
Persebaya mencetak 22 gol dari 12 pertandingan uji coba sejak November
2012 lalu. Basuki dkk mencatat enam kali kemenangan, sekali kalah, dan
lima pertandingan berakhir imbang. Sementara gawang yang dikawal Thomas
Ryan Bayu telah kebobolan sembilan kali.
Jika dirata-rata, berarti pada tiap laga, Persebaya hanya
menceploskan dua gol saja. Apalagi, cukup banyak gol yang tercipta
berasal dari penalti dan situasi bola mati. Minimnya gelontoran gol dari
situasi open play, menjadi PR yang masih harus dibenahi oleh Miroslav Janu.
Kelemahan Persebaya itu juga terlihat pada saat menggelar TC di Bali,
sepekan terakhir. Di pulau Dewata, Persebaya melakoni dua kali laga uji
coba, menghadapi tim Porprov Badung dan Bali Selection. Hasilnya, Uston
Nawawi dkk meraih kemenangan 4-2 atas tim Porprov Badung, dan imbang
2-2 dengan Bali Selection.
Asisten pelatih Persebaya, Tony Ho mengakui, kendati para pemainnya
selalu bisa mengendalikan permainan, namun masih lemah dalam
penyelesaian akhir.
“Kami memang mampu menguasai pertandingan, tapi harus lebih efektif
di depan gawang lawan. Kami butuh pemain yang bisa mencetak gol.
Sebenarnya Persebaya punya pemain yang bisa melakukan itu dan kami akan
berlatih untuk meningatkan kemampuan mencetak gol,” kata Tony.
Selain memaksimalkan potensi yang ada, Persebaya juga mulai berpikir
untuk menambah pemain di barisan depan. Saat ini Persebaya memang hanya
punya tiga striker, yakni Boumsong, Arie Priatna dan Basuki.
”Kami ambil satu pemain untuk diseleksi dari Bali, namanya Febri
Setiadi Hamzah. Dia kemarin memperkuat Bali Selection," kata Asisten
Manajer Persebaya, Amran Said Ali.
Febri adalah mantan pemain Persih Tembilahan musim lalu. Rencananya,
ia akan mulai menjalani seleksi mulai Jumat (25/1) di Surabaya.
Keputusan menyeleksi Febri ini tentunya menganulir rencana Janu yang
sebelumnya menyatakan telah menyudai semua proses perekrutan pemain.

