Selamat Datang | |


Breaking
    Loading ...

Minggu, 20 Januari 2013

Misi Balas Dendam Pesut Mahakam

By
Updated : Minggu, 20 Januari 2013 00.37.00
Misi Balas Dendam Pesut Mahakam

Persisam Putra Samarinda akan menjalani laga kandang pertama yang cukup spesial di Indonesia Super League 2012/2013. Dikatakan spesial karena lawan yang akan dihadapi di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/1) esok, adalah Sriwijaya FC, sang juara bertahan ISL.

Lebih terasa spesial lagi, laga ini sarat akan emosi dan dendam, mengingat drama menegangkan di final Inter Island Cup 2012 tentu belum hilang dari ingatan skuad Pesut Mahakam. Kala itu, gelar juara yang sudah di depan mata, buyar begitu saja akibat kecolongan di menit akhir. Saat laga dilanjutkan dengan adu penalti, Persisam kalah beruntung, dan harus rela melihat Sriwijaya FC menggondol piala Inter Island Cup untuk yang kedua kalinya.

Dengan sederet fakta tersebut, pelatih Persisam, Sartono Anwar, meminta kepada pemainnya untuk belajar dari pengalaman. "Tim kami sempat unggul dua kali dan akhirnya bisa dikejar pada menit akhir. Yang menyakitkan tim kami harus kalah dalam adu penalti. Momen ini harus tetap menjadi ingatan anak-anak pada pertandingan Minggu besok sebagai motivasi mereka," kata Sartono Anwar.

“Kita harus siap, siapapun lawan yang dihadapi. Main bola itu memerlukan fokus 2x45 menit. Jika Anda hanya fokus di 85 menit, maka 5 menit sisanya bisa saja memunculkan kekalahan,” imbuh Sartono Anwar.

Fokus, disiplin dan konsentrasi sepanjang pertandingan memang hal yang terus diingatkan oleh Sartono. Maklum saja, secara teknis, Bayu Gatra dkk, sudah tidak diragukan lagi, meski mayoritas masih berusia muda. Bertanding pertama kalinya di kandang sendiri, Sartono sadar timnya memiliki beban cukup berat untuk memetik kemenangan.

“Harus maksimal agar dapat poin penuh. Tetapi itu tidak mutlak, yang mutlak itu bagaimana tim bisa menampilkan permainan dengan bagus,” terangnya.

Di sisi lain, pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengingatkan anak asuhnya untuk ekstra waspada terhadap permainan kolektif Persisam. Apalagi, Persisam diyakini akan tampil dengan motivasi tinggi di kandang mereka.

"Mereka bermain kolektif, itu sudah kami rasakan di final IIC. Namun ini bukan laga final, tetapi ISL, kesalahan sedikit saja akan berdampak kepada hasilnya. Saya sudah melakukan drill terakhir agar anak-anak tampil disiplin dan bekerja keras," kata Kas Hartadi.

Kas mengaku sudag menyiapkan strategi khusus untuk meredam semangat para pemain Persisam yang siap membalas kekalahannya di final Inter Island Cup 2012. Dengan kemampuan yang hampir merata di semua lini, pria asal Solo itu mengintruksikan kepada para pemainnya untuk melakukan pengawalan kolektif untuk semua pemain.

“Sangat berbahaya bila hanya melakukan pengawalan kepada salah satu atau dua pemain lawan. Materi pemain Persisam cukup bagus, makanya semuanya perlu dikawal dan patut diwaspadai," urai Kashartadi.

Disinggung mengenai target, Kashartadi tidak mengusung ambisi muluk, karena itu pihaknya hanya menargetkan satu poin pada laga menghadapi Persisam. "Kalau musim kemarin kami bisa meraih poin, makanya kali ini kami juga harus bisa, meskipun hanya cukup satu poin," tegas Kas Hartadi. (LI)

Berita Terkait

Comment