Sukasto Efendi, kiper PERSEMA FC
Manajemen Persema gerah mendengar kabar hengkangnya kiper utama Sukasto
Efendi dan pemain muda Monieaga Bagus ke klub lain yang juga bermarkas
di Malang. Ditegaskan, Kasto--panggilan akrab Sukasto Efendi--pada 28
Desember 2012 telah meneken perjanjian pra kontrak dengan PT Singosari
Sakti Indonesia (PT SSI) sebagai pengelola Persema.
Kasto juga telah menerima uang promissory note senilai Rp 2, 5 juta
yang diberikan langsung CEO PT SSI Didied Poernawan Affandy. Meski
regulasi FIFA tidak mengatur adanya perjanjian pra kontrak, namun
layaknya klub-klub lain di Indonesia, membangun komitmen tertulis antara
manajemen dengan pemain lumrah dilakukan.
"Itu menjadi bagian dari proses negosiasi kontrak yang berlaku di
Indonesia. Kami sangat menyayangkan apabila terjadi pelanggaran komitmen
yang sudah dibangun sebelumnya, terlebih apabila ada negosiasi baru
dengan klub lain tanpa dikomunikasikan dengan kami," kata Asisten
Manajer Persema Dito Arief, Rabu (23/1). Dia mengimbau bila ada klub
yang meminati pemain Persema agar melakukan komunikasi dengan manajemen.
Dengan begitu semangat saling menghargai dan menjaga etika sesama klub
sepakbola profesional tetap terjaga.
Hal sama terjadi pada Monieaga Bagus yang tercatat sebagai pemain
magang Persema terhitung mulai 22 Oktober 2012 hingga 22 April 2013.
Monieaga disebut-sebut telah mengikatkan diri dengan klub baru yang juga
menarik Kasto. "Kami memandang telah terjadi pembajakan atas komitmen
yang sudah dibangun antara pemain bersangkutan dengan Persema. Moniega
menandatangani pra kontrak pada bulan Oktober 2012," sambungnya.
Dito menegaskan, kasus Kasto dan Moniega bisa mengganggu komitmen
Persema dalam mewadahi pemain-pemain muta potensial asli Malang.
"Khususnya yang berasal dari kompetisi internal Persema. Semoga kasus
seperti ini tidak terulang lagi," tutup Dito. (IPL)

