Persiba Balikpapan kepincut dengan aksi para pemain asal Lebanon
setelah Mahmoud El Ali yang sudah resmi berkostum tim berjuluk ‘Beruang
Madu’ itu, kini sedang ditunggu kedatangan Moustapha El Kassa.
“Kita sedang menunggu kedatangan El Kassa juga striker tandem El Ali
di Timnas Lebanon,” kata Jamal Al Rasyid, Manajer Persiba, di
Balikpapan, Sabtu (19/1).
Persiba menegaskan penampilan striker asal Bosnia Herzegovina Dejan
Kojic tidak memenuhi keinginan manajemen dan kebutuhan tim. El Kassa
diharapkan tiba di Balikpapan Minggu (20/1), diharapkan pemain itu sudah
bisa bergabung pada latihan Senin(21/1).
Setelah itu secepatnya semua persyaratan administrasi diurus agar El
Kassa bisa segera bermain untuk tim Kota Minyak. Apalagi pada Rabu
(22/1) Persiba akan menjamu tim yang juga baru memperkuat diri musim
ini, Gresik United.
Di tim yang bernama asli Persegres itu sekarang bergabung striker
Aldo Baretto dan gelandang serang Matsunaga Shohei yang pernah dua musim
membela Beruang Madu. “Dia lebih tinggi dari saya, tingginya sekitar
190 cm,” kata El Ali tentang rekannya itu.
Kassa kerap memanfaatkan kelincahan dan keunggulan fisiknya itu untuk
memenangi duel udara dengan bek lawan. Menurut Manajer Al Rasyid, dari
performa El Ali yang tipikal pekerja keras dan tidak takut duel dengan
bek lawan, diharapkan demikian pula El Kassa.
Dengan kualitas seperti itu, duet lini depan Persiba menjadi sangat
menjanjikan. Dukungan gelandang seperti Patrice Nzekou dan winger Irvin
Museng akan membuat banyak kreasi peluang untuk diselesaikan keduanya.
Sementara ini Persiba mengantongi poin 2 hasil dua kali seri dalam
dua partai tandang. El Ali mencetak gol spektakuler ke gawang Sriwijaya
FC dalam partai perdana yang berakhir 1-1 dua pekan lalu.
“Di Palembang kita sebenarnya bisa menang. Saya yakin bisa bikin satu
gol lagi saat duel lawan kiper di luar kotak penalti itu,” senyum El
Ali.
Saat main di Cimahi di Stadion Si Jalak Harupat, Persiba kembali
sukses menahan imbang tuan rumah. Pelita Bandung Raya harus puas dengan
skor 0-0.
“Bagi saya itu tanda kita sudah cukup bagus dalam pertahanan, tapi
perlu terus pembenahan di sektor gelandang dan penyerang di depan. Perlu
lebih kreatif lagi,” kata peracik strategi yang juga satu pemain
legendaris Indonesia, Herry Kiswanto. (bolaindo.com)


