
Persisam
Putra Samarinda adalah tim yang sangat mencuri perhatian pada musim
ini. Sejak tampil mengesankan di turnamen Inter Island Cup 2012, aksi
skuad Pesut Mahakam yang didominasi pemain muda selalu menghadirkan
kisah yang menarik diikuti.
Klub asal Kalimantan Timur ini memang tampil di kompetisi Indonesia
Super League 2012/2013 dengan materi pemain yang sangat jauh berbeda
dengan musim lalu. Pelatih Sartono Anwar, lebih mempercayakan para
pemain muda dalam skema permainan yang diraciknya. Tentunya, tetap
menyisipkan beberapa pemain senior yang bisa menjadi poros tim dalam
menjaga keseimbangan.
Dari tiga laga yang telah dilakoni, Persisam berhasil mengemas lima
poin, hasil dua kali imbang di laga tandang dan kemenangan sensasional
atas Sriwijaya FC di Stadion Segiri, Samarinda. Kemenangan 4-2 atas
Sriwijaya FC memang terasa istimewa bagi Persisam, karena diraih atas
tim juara bertahan dan sekaligus sebagai pembalasan dendam atas
kekalahan di final Inter Island Cup 2012 lewat adu penalti.
Sartono mengakui keberhasilan tersebut merupakan buah dari upaya dan
kerja keras semua pemain yang telah bertanding dengan penuh motivasi dan
kedisiplinan. Namun, mantan pelatih PSIS ini tetap berusaha
mengingatkan anak asuhnya agar tidak lupa diri.
“Saya sangat salut pada perjuangan mereka, tapi ingat, masih banyak
tugas dan tangung jawab yang harus diselesaikan. Pesan saya, jangan
bereuforia berlebihan, harus tetap konsentrasi pada laga selanjutnya,”
kata Sartono saat dihubungi, Selasa (22/1).
Selain mengingatkan untuk tidak terlalu larut dalam euforia di awal
musim, Sartono juga mengakui ada hal yang harus ia jaga terus dalam hal
emosi pemainnya, yang masih berusia muda. Sartono menilai, cukup riskan
bila para pemain muda tersebut dilepas kontrol begitu saja, karena
gejolak suasana positif maupun negatif dikhawatirkan bisa membawa dampak
yang buruk bagi pemain muda tersebut.
"Makanya saya tak hentinya memberikan masukan kepada pemain muda,
untuk tetap bersahaja, dan jangan cepat besar kepala dengan sanjungan
dan keberhasilan apapun," terang Sartono.
Satu hal lagi, ia berharap pemainnya bisa lebih menguasai emosi di
lapangan. Pasalnya, dari tiga laga yang telah dijalani, Persisam sudah
mengantongi 9 kartu kuning.

