Persela
Lamongan optimis dapat memberikan perlawanan, juga kejutan kepada tuan
rumah Arema Indonesia dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL)
2012/2013 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (14/4).
Kemenangan dalam dua pertemuan terakhir di ISL menjadi modal
berharga. Persela berhasil mengalahkan Arema 3-1 pada 11 April 2012.
Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkor tersebut juga berhasil
mengandaskan Arema 1-0 pada 6 Desember 2011. Pada final Piala Gubernur
Jatim lalu, Persela juga menang di kandang Arema.
Arsitek Persela, Didik Ludiyanto berharap Gustavo Lopez dkk. dapat bermain lebih sabar dan lepas.
"Yang jelas musim lalu kita berhasil mengalahkan mereka. Itu jadi motivasi. Menghadapi tim besar harus lebih sabar dan main lepas. Yang kami hadapi nanti tim impian, namun bukan berarti kami tak bisa mengimbangi," kata Didik Ludiyanto.
Namun Persela tidak akan tampil dengan kekuatan penuh, Inkyun Oh
absen pada laga ini. Gelandang asal Korea tersebut terkena akumulasi
kartu kuning. Didik mengatakan siapa saja bisa tampil menggantikan peran
Inkyun.
"Inkyun tidak bisa main. Banyak pemain yang bisa menggantikan. Kami lihat dulu siapa yang paling siap," paparnya.
Didik juga tidak menyiapkan strategi khusus dalam menjalani
pertandingan tersebut. Persela hanya bermain normal dan gunakan strategi
biasa untuk meredam serangan Arema yang sedang dalam performa tinggi.
"Yang jelas lawan Arema kita main normal saja. Saya sudah siapkan
strategi untuk antisipasi serangan mereka. Asal anak-anak mau kerja
keras dan berjuang mencuri poin bukanlah hal mustahil," tutup suksesor
Gomes Oliveira ini.

