
Laga
kontra Persib Bandung, Senin (15/4) sore bakal menjadi laga super berat
bagi Persita Tangerang. Maklum, pada laga lanjutan kompetisi Indonesia
Super League (ISL) 2012/2013 itu, Pendekar Cisadane (julukan Persita)
harus meladeni Persib di kandangnya, yakni Stadion Si Jalak Harupat,
Bandung.
Selain itu, pertarungan Persita kontra Persib boleh dibilang duel tim beda kelas. Dilihat dari segi finansial, Persib merupakan salah satu klub kaya raya di liga Indonesia. Sedangkan finansial tim Ungu boleh dibilang pas-pasan untuk mengarungi kompetisi ISL.
Karena itu, dari segi materi pemain juga berbeda. Jika tim pujaan Laskar Benteng Viola mayoritas diperkuat pemain muda, berbanding terbalik dengan skuad Persib tim yang bertabur pemain bintang. Sebut saja, Firman Utina, M Ridwan, Toni Sucipto, dan Sergio van Dijk yang notabene penggawa Timnas Indonesia.
Persib juga mempunyai Herman Zumafo. Berduet dengan Sergio van Dick sebagai tukang gedor membuat lini depan Maung Bandung sangat menakutkan. "Harus diakui, Persita dan Persib tim yang beda kelas," ujar pelatih Persita Elly Idris.
Meski begitu, Elly mengaku pasukannya tak ingin menyerah sebelum bertanding. Justru, lanjutnya, menghadapi Persib membuat Luis Edmundo dkk termotivasi. "Kami yakin banyak orang yang berspekulasi kalau kami bakal kalah dalam pertandingan nanti. Itu wajar karena dilihat dari sisi mana pun Persib lebih unggul," kata Elly.
"Justru itu yang membuat kami termotivasi. Kami ingin membuktikan bahwa spekulasi itu salah. Paling tidak, Persib harus berjuang keras selama 90 menit sebelum dapat mengalahkan kami," tandas mantan pemain timnas era 80-an itu.
Bukan tanya sebab, Elly berani berkoar-koar begitu. Menurut Elly, pasukannya sudah siap seratus persen meladeni tim besutan Jajang Nurjaman. Selain taktik dan strategi, kebugaran skuad Pendekar Cisadane akan menjadi modal untuk meredam agresifitas Maung Bandung.
"Kami akan turun dengan skuad terbaik. Semua pemain kini dalam kondisi bugar termasuk Kim dan Ledi," ujar pelatih 51 tahun itu.
Akibat cedera, Kim Dong Chan dan Ledi Utomo sebelumnya terancam tidak dapat memperkuat Persita meladeni Persib. Namun, belakangan keduanya sudah pulih dan siap diturunkan. "Kami akan membawa seluruh pemain ke Bandung. Karena pemain kami tidak ada yang cedera," akunya.
Elly mengaku sudah menyiapkan strategi khusus terutama untuk meredam serangan Maung Bandung. Eks arsitem Persibom Bolaang Mongondow itu akan menumpuk pemain di sektor tengah. "Kami akan memakai pola 3-4-2-1," aku Elly.
Tiga pemain yang akan memperkuat lini belakang, adalah Luis Edmundo, Ledi Utomo, dan Dominggus Fakdawer. Untuk memperkuat lini tengah, Elly Idris akan menempatkan Rio Ramandika bersama Maman, Junaidi, dan Rizki Rispora.
Sementara itu, Kim Dong Chan dan Ade Jantra yang semestinya bertugas mengalirkan bola ke para penyerang, namun keduanya akan diintruksikan ikut menahan serangan lawan. "Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, kami memilih fokus bertahan dan hanya menempatkan Rishadi Fauzi di depan," tuturnya.
Selain itu, pertarungan Persita kontra Persib boleh dibilang duel tim beda kelas. Dilihat dari segi finansial, Persib merupakan salah satu klub kaya raya di liga Indonesia. Sedangkan finansial tim Ungu boleh dibilang pas-pasan untuk mengarungi kompetisi ISL.
Karena itu, dari segi materi pemain juga berbeda. Jika tim pujaan Laskar Benteng Viola mayoritas diperkuat pemain muda, berbanding terbalik dengan skuad Persib tim yang bertabur pemain bintang. Sebut saja, Firman Utina, M Ridwan, Toni Sucipto, dan Sergio van Dijk yang notabene penggawa Timnas Indonesia.
Persib juga mempunyai Herman Zumafo. Berduet dengan Sergio van Dick sebagai tukang gedor membuat lini depan Maung Bandung sangat menakutkan. "Harus diakui, Persita dan Persib tim yang beda kelas," ujar pelatih Persita Elly Idris.
Meski begitu, Elly mengaku pasukannya tak ingin menyerah sebelum bertanding. Justru, lanjutnya, menghadapi Persib membuat Luis Edmundo dkk termotivasi. "Kami yakin banyak orang yang berspekulasi kalau kami bakal kalah dalam pertandingan nanti. Itu wajar karena dilihat dari sisi mana pun Persib lebih unggul," kata Elly.
"Justru itu yang membuat kami termotivasi. Kami ingin membuktikan bahwa spekulasi itu salah. Paling tidak, Persib harus berjuang keras selama 90 menit sebelum dapat mengalahkan kami," tandas mantan pemain timnas era 80-an itu.
Bukan tanya sebab, Elly berani berkoar-koar begitu. Menurut Elly, pasukannya sudah siap seratus persen meladeni tim besutan Jajang Nurjaman. Selain taktik dan strategi, kebugaran skuad Pendekar Cisadane akan menjadi modal untuk meredam agresifitas Maung Bandung.
"Kami akan turun dengan skuad terbaik. Semua pemain kini dalam kondisi bugar termasuk Kim dan Ledi," ujar pelatih 51 tahun itu.
Akibat cedera, Kim Dong Chan dan Ledi Utomo sebelumnya terancam tidak dapat memperkuat Persita meladeni Persib. Namun, belakangan keduanya sudah pulih dan siap diturunkan. "Kami akan membawa seluruh pemain ke Bandung. Karena pemain kami tidak ada yang cedera," akunya.
Elly mengaku sudah menyiapkan strategi khusus terutama untuk meredam serangan Maung Bandung. Eks arsitem Persibom Bolaang Mongondow itu akan menumpuk pemain di sektor tengah. "Kami akan memakai pola 3-4-2-1," aku Elly.
Tiga pemain yang akan memperkuat lini belakang, adalah Luis Edmundo, Ledi Utomo, dan Dominggus Fakdawer. Untuk memperkuat lini tengah, Elly Idris akan menempatkan Rio Ramandika bersama Maman, Junaidi, dan Rizki Rispora.
Sementara itu, Kim Dong Chan dan Ade Jantra yang semestinya bertugas mengalirkan bola ke para penyerang, namun keduanya akan diintruksikan ikut menahan serangan lawan. "Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, kami memilih fokus bertahan dan hanya menempatkan Rishadi Fauzi di depan," tuturnya.

