Di awal putaran kedua kompetisi Divisi Utama 2013, Persires
Banjarnegara kembali ditahan imbang Persis Solo dengan skor 0-0. Dalam
pertandingan di Stadion Soemitro Kolopaking, Banjarnegara, Minggu
(16/6), kedua tim tampil menyerang. Bahkan, Persis Solo sempat unggul di
menit 59. Namun gol oleh Tri Handoko itu dianulir wasit karena
menganggap pemain ini off-side.
Pelatih Persires Syamsul Bahri mengaku hasil seri ini memang patut
disyukuri sekaligus kecewa. Pasalnya, tim tuan rumah sebenarnya banyak
menciptakan peluang emas. “Sayang, penyelesaian akhir saja yang tidak
membuahkan gol,” ujar mantan pelatih Persitara ini usai pertandingan.
Menurutnya, ada lima pemainnya yang tidak dalam kondisi fit. Mereka
terkena demam namun tetap dipaksakan untuk bisa bermain. “Ya, kendala
finishing memang menjadi kendala karena faktor banyaknya pemain yang
sakit,” jelasnya.
Ia mengaku hasil seri ini memang tak maksimal. Namun ia cukup puas
karena materi pemain-pemain mudanya mampu menahan gempuran Persis Solo
yang bermaterikan pemain-pemain berpengalaman.(KAR)
Rizki Daniarto - Banjarnegara


