Updated : Minggu, 30 Juni 2013
05.39.00
Tim Laskar Wong Kito sempat tertinggal dua kali, dan kehilangan satu pemain sebelum akhirnya memastikan satu poin.
Sepuluh pemain Sriwijaya FC sukses mencuri
satu angka dalam laga tandangnya usai bermain imbang 2-2 melawan Pelita
Bandung Raya di Stadion Si Jalak Harupat dalam lanjutan Indonesia Super
League (ISL) 2012/13, Sabtu (29/6).
Raihan satu angka ini tidak
mengubah posisi Sriwijaya FC di peringkat kedua klasemen sementara
dengan koleksi nilai 52 dari 26 laga. Laskar Wong Kito unggul dua poin
dari Persib Bandung yang berada satu tangga di bawahnya.
Kegagalan
mendulang angka penuh di kandang juga tidak memberikan pengaruh
terhadap posisi PBR. Tim besutan Darko Janacković ini berada di
peringkat ke-14 dengan nilai 26. Koleksi poin PBR sama dengan Persita
Tangerang yang berada di bawahnya, namun unggul selisih gol.
Permainan
terbuka diperagakan PBR dan Sriwijaya FC di laga ini. Tuan rumah sudah
mendapatkan peluang pada menit keempat melalui Camara Sekou, namun
tendangannya tidak menemui sasaran.
PBR akhirnya membuka
keunggulan saat laga memasuki menit kesepuluh melalui gol Gaston
Castano. Marwan Sayedeh yang masuk dari sisi kanan kotak penalti
Sriwijaya FC melepaskan umpan silang yang langsung disambar Gaston.
Sriwijaya
FC yang tersentak dengan gol itu meningkatkan intensitas serangan
mereka untuk melakukan tekanan ke pertahanan tuan rumah. Hasilnya,
mereka mampu menyamakan kedudukan di menit ke-16 melalui tendangan
Ramdani Lestaluhu menyambut umpan Tantan untuk menaklukkan kiper Tema
Mursadat.
Pertarungan antara PBR dan Sriwijaya kembali sengit.
Tuan rumah hampir saja kembali mengungguli tamunya, tapi tendangan
Gaston masih menghajar tiang gawang Rivki Mokodompit di menit ke-25.
Saat
laga berjalan setengah jam, PBR kembali unggul dari tamunya setelah
tendangan kaki kiri Dolly Gultom usai menerima umpan tumit Gasto nyang
tak bisa dibendung Rivki. Skor ini bertahan hingga babak pertama
berakhir.
Duel antara PBR dan Sriwijaya FC tetap berlangsung
sengit. Sriwijaya FC yang mencoba mengejar ketertinggalan langsung
menekan pertahanan PBR. Tuan rumah pun berusaha mempertahankan
keunggulan mereka.
Upaya Sriwijaya FC untuk menyamakan kedudukan
membuahkan hasil di menit ke-60. Tendnagan Tantan menghantam tiang
gawang, tapi bola muntah disambar Eddie Foday Boakay, sehingga mengubah
papan skor menjadi 2-2.
PBR mendapat peluang emas untuk kembali
mengungguli Sriwijaya FC setelah wasit menunjuk titik putih menyusul
pelanggaran Rivki kepada Sekou di menit ke-74. Namun Gaston yang
dipercaya sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.
Sriwijaya
FC harus bermain dengan sepuluh orang ketika Ahmad Jufrianto diganjar
kartu kuning keduanya pada menit ke-83, sehingga diusir ke luar
lapangan. Kendati unggul jumlah pemain, PBR gagal memaksimalkannya untuk
meraih kemenangan.