Gelandang Persis Solo
versi PT Liga Indonesia (LI), Windu Wibowo akhirnya urung merapat ke
Persires Banjarnegara. Tidak adanya kesepakatan harga membuat salah
satu klub anggota kompetisi Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo
(LPIS) itu menganulir keputusannya merekrut eks PS Madiun Putra
tersebut.
"Tidak ada kecocokan harga. Dia minta harganya terlalu
tinggi," kata Manajer Persires, Burgo Pane saat dikonfirmasi, Kamis
(11/7).
Karena permintaan pemain yang musim lalu menyumbang empat
gol bagi Persis LI membuat manajemen tim yang bermarkas di Stadion
Soemitro Kolopaking, Banjarnegara menarik tawaran mereka. "Daripada
molor karena ada batas waktu pendaftaran lebih baik kami mundur,"
tambahnya.
Gagal merapatkan Windu, Borgo pun akhirnya memilih
tiga pemain lain. Yakni Kamil Sembiring (Persija Jakarta IPL) dan dua
pemain Persewangi Banyuwangi Liga Indonesia. "Kami sudah sepakat dengan
ketiganya dan juga sudah kami daftarkan ke operator liga (PT
LPIS-red)," tambah dia.
Sementara, Windu membenarkan gagalnya dia
bergabung dengan Persires. "Belum jodoh mas, tidak cocok harganya,"
imbuhnya yang mengaku, setelah tidak jadi ke Persires, dia juga belum
memikirkan klub lain yang menjadi pelabuhan berikutnya.
Hal itu
termasuk gabung dengan tim sekota, Persis LPIS. "Persis LPIS juga tidak
pernah menawari saya. Terpenting jaminan ke depannya gaji rutin
dibayarkan itu yang menjadi pertimbangan saya memilih klub," ungkap
Windu yang tengah sibuk mempersiapkan pernikahannya. (suaramerdeka.com)

