![]() |
| Pemain PSIS meregangkan kaki dalam sesi latihan/Arif Purniawan/Koran Sindo |
Sebelumnya, PSIS juga kedatangan wajah baru yakni Dembele Makan asal Mali dan Juan Emmanuel Acuna Munoz, dari Paraguay. Hanya saja, keduanya terpaksa didepak lantaran tidak bisa tampil maksimal sehingga tidak bisa menjawab tuntutan kebutuhan tim.
Alain mengaku sebelumnya memperkuat klub DHJ Maroko, yang bermain di kompetisi setara di Divisi Satu. Senin (3/3) pagi, dia sudah mulai berlatih dengan Ronald Fagundez dkk di Stadion Jatidiri, Semarang. Proses komunikasi antara pemain tersebut dengan tim pelatih tidak berjalan lancar karena hanya mampu bicara dengan bahasa Inggris.
Dirinya belum bisa tampil optimal karena masih letih. Sebab, dia baru tiba di mes PSIS di kompleks Stadion Jatidiri, Minggu malam kemarin, setelah menempuh perjalanan menggunakan kereta api dari Surabaya.
Pemain kelahiran 8 September 1984 itu sedikit mencuri perhatian Pelatih PSIS Eko Riyadi. Hal itu diungkapkan arsitek asli Semarang itu usai latihan.
''Dia fight, dan mobilitasnya juga terlihat. Tapi tadi mengeluh capek, ya saya suruh istirahat dulu dan akan terus dipantau lagi,” katanya.
Alain didatangkan oleh agen. Pemain tersebut menurut agennya jika memang belum sesuai dengan keinginan tim, akan didatangkan pemain lainnya. Namun pemain itu menurut agen adalah pemain dengan kualitas baik. Ditemui usai latihan Alain mengaku kondisi tubuhnya masih kelelahan. Dia baru kali pertama di Indonesia dan langsung mengikuti seleksi di PSIS. ''Sudah sudah 20 hari di Indonesia,” kata Alain.
Manajer PSIS Wahyu Winarto mempersilakan pemain asing untuk ikut seleksi. Pihaknya juga masih melakukan komunikasi dengan striker asing lainnya, seperti Aldo Barreto dan Fahad, yang pernah bermain di Putra Samarinda. Namun demikian, dia tidak bisa memastikan kapan dua pemain tersebut tiba di Semarang.
''Fahad itu rekomendasi dari Ronald Fagundez, yang pernah bermain satu tim, katanya penampilannya bagus dan ngotot. Aldo Barreto sedang pulang ke negaranya, tapi saya sudah dapat nomor handphonenya,” katanya.
Menurut dia, PSIS saat ini masih kekurangan dua pemain lagi, 1 untuk striker asing dan 1 striker lokal berpengalaman. Dia menilai performa Alain ketika baru hari pertama latihan cukup bagus, baik tendangan kaki kiri dan kanan. “Kalau dilihat penampilannya, lebih baik dari sebelumnya yang ikut seleksi,” ujarnya. ujarnya. (sindo)


