Mantan
arsitek Persiba Balikpapan musim lalu, Herry Kiswanto semakin dekat
saja untuk melatih PSS Sleman musim ini. Dan hampir bisa dipastikan
bahwa Herry akan segera memulai pekerjaannya pada latihan perdana PSS
Sleman, Kamis (22/5/2014).
Sinyal kepastian pelatih yang juga pernah menukangi PSS Sleman pada musim 2005/2006 tersebut. Muncul setelah sang manajer PSS Sleman, Sukoco menyebutkan inisial nama Herry Kiswanto saat diwawancarai, Senin (19/5/2014).
"Insialnya H, tapi resminya akan kami sampaikan Kamis (22/5) nanti setelah latihan perdana putaran kedua. Pokoknya pasti akan kami umumkan ke awak media. Yang jelas pelatih ini sudah menyingkirkan dua kandidat pelatih lain," jelas Sukoco.
Kuatnya peluang dari Herry Kiswanto menukangi PSS Sleman muncul setelah pelatih asal Jawa Barat tersebut muncul dalam pertandingan PSS melawan PSBK Blitar, Selasa (14./5) lalu di Stadion Maguwoharjo Sleman. Di mana dalam pertandingan tersebut, Herry Kiswanto duduk di samping mantan manajer operasional PSS musim lalu, Drs. Rumadi di tribun VIP.
Selain itu pula sinyal lain juga muncul dari mantan anggota direksi PT Putra Sleman Sembada, Supardjiono saat jumpa pers jelang laga PSS menjamu PSBI Blitar, Jumat (16/5) di kantor PT PSS. Dirinya menyebut “Pelatihnya nanti harus pernah melatih tim ISL. Selain itu juga sudah pernah menukangi PSS sebelumnya, jadi dia sudah tau bagaimana karakter tim ini.”
Syarat itu tentunya sesuai bagi Herry Kiswanto. Di mana dirinya sudah pernah melatih Persiba Balikpapan yang bermain di ISL. Herry Kiswanto juga pernah melatih PSS di musim 2005/2006.
Dan perlu diketahui, Herry Kiswanto berhenti melatih PSS bukan karena prestasinya yang buruk. Melainkan karena keputusan manejemen PSS di musim itu untuk undur diri dari kompetisi. Sebab di musim itu Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami bencana gempa bumi yang dahsyat sehingga membuat PSS Sleman mundur dari kompetisi guna menghormati suasana duka yang dialami masyarakat DIY. (sorotjogja)
Sinyal kepastian pelatih yang juga pernah menukangi PSS Sleman pada musim 2005/2006 tersebut. Muncul setelah sang manajer PSS Sleman, Sukoco menyebutkan inisial nama Herry Kiswanto saat diwawancarai, Senin (19/5/2014).
"Insialnya H, tapi resminya akan kami sampaikan Kamis (22/5) nanti setelah latihan perdana putaran kedua. Pokoknya pasti akan kami umumkan ke awak media. Yang jelas pelatih ini sudah menyingkirkan dua kandidat pelatih lain," jelas Sukoco.
Kuatnya peluang dari Herry Kiswanto menukangi PSS Sleman muncul setelah pelatih asal Jawa Barat tersebut muncul dalam pertandingan PSS melawan PSBK Blitar, Selasa (14./5) lalu di Stadion Maguwoharjo Sleman. Di mana dalam pertandingan tersebut, Herry Kiswanto duduk di samping mantan manajer operasional PSS musim lalu, Drs. Rumadi di tribun VIP.
Selain itu pula sinyal lain juga muncul dari mantan anggota direksi PT Putra Sleman Sembada, Supardjiono saat jumpa pers jelang laga PSS menjamu PSBI Blitar, Jumat (16/5) di kantor PT PSS. Dirinya menyebut “Pelatihnya nanti harus pernah melatih tim ISL. Selain itu juga sudah pernah menukangi PSS sebelumnya, jadi dia sudah tau bagaimana karakter tim ini.”
Syarat itu tentunya sesuai bagi Herry Kiswanto. Di mana dirinya sudah pernah melatih Persiba Balikpapan yang bermain di ISL. Herry Kiswanto juga pernah melatih PSS di musim 2005/2006.
Dan perlu diketahui, Herry Kiswanto berhenti melatih PSS bukan karena prestasinya yang buruk. Melainkan karena keputusan manejemen PSS di musim itu untuk undur diri dari kompetisi. Sebab di musim itu Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami bencana gempa bumi yang dahsyat sehingga membuat PSS Sleman mundur dari kompetisi guna menghormati suasana duka yang dialami masyarakat DIY. (sorotjogja)


