![]() |
| Pemain Persih melakukan latihan di Stadion Beringin, Tembilahan, beberapa waktu lalu. Foto: Humas Persih |
Hal ini diungkapkan manajer Persih, Junaidi saat dihubungi, Rabu (7/5). “Kami perlu penambahan pemain di sektor pertahanan. Untuk itu kami mencari pemain asing yang bisa diandalkan di putaran kedua karena kami ingin lolos ke 16 besar,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kadispenda Inhil ini.
Tapi, untuk mendapatkan pemain asing yang berkualitas diakui Junaidi saat ini sangat sulit. Pasalnya, sebagian besar pemain asing tersebut sedang terikat kontrak dengan klub di Indonesian Super League dan Divisi Utama lainnya.
“Kalau memang tak dapat pemain asing, pemain lokal nasional juga tak masalah. Tapi harus yang mumpuni dan punya kelebihan dibandingkan dengan pemain bertahan kami yang ada saat ini,” ujar Junaidi.
Pemain bertolak ke Bangka, Rabu (7/8) menggunakan bus. Sebanyak 18 pemain diboyong. Manajemen memutuskan memberangkatkan pemain lebih awal karena perjalanan cukup panjang dan melelahkan. “Mungkin mencapai lebih dari 24 jam makanya kami berangkat lebih awal agar anak-anak bisa istirahat,” ujar Junaidi.
Persih dijadwalkan menghadapi PS Bangka di Stadion Orom Sungailiat Bangka pada 10 Mei, Persikad Depok di Stadion Merpati Depok pada 14 Mei dan Persikabo Bogor di Stadion Persikabo pada 18 Mei.
Dari tiga laga tersebut, melawan PS Bangka dan Persikabo yang merupakan laga super berat. Kedua tim ini menduduki posisi teratas dan kedua klasemen sementara Grup II. PS Bangka memimpin dengan nilai 14, sedangkan Persikabo di posisi kedua dengan nilai 13. Kedua tim bermain imbang 1-1, Selasa (6/5) di Stadion Bogor.
Namun, manajemen Persih justru menargetkan poin penuh saat lawan PS Bangka. “Melawan PS Bangka menjadi kunci perjalanan kami untuk tetap bersaing lolos ke 16 besar. Jadi, kami berusaha meraih tiga poin di Bangka. Kalau tak berhasil baru kami targetkan di Depok,” ujar Junaidi. (Riau Pos)


