Persiraja hanya seminggu meliburkan para pemainnya usai laga lawan
Bontang FC, 28 April lalu. Setelah itu Mukhlis Nakata dan kawan-kawan
rutin melahap menu latihan yang diberikah pelatih Maman Suryaman di
Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh. Di samping itu, guna
menghindari kejenuhan, skuad Laskar Rencong mengagendakan empat
pertandingan uji coba.
"Dua sudah kita lakukan, melawan tim-tim lokal. Hasilnya menang 6-0 dan
2-0. Masih dua uji coba lagi yang akan kita jalani tapi waktu dan
lawannya belum dipastikan. Mungkin kita akan ke Pidie Jaya," kata
Direktur Operasional Persiraja Riza Iskandar, Jumat (17/5). Diakui, uji
coba itu penting untuk menjabarkan teori yang diperoleh para pemain
selama latihan.
Persiraja, tegas Riza, harus serius mempersiapkan diri karena sudah
ditunggu dua pertandingan away yang terbilang berat. Pertama, 12 Juni,
melawan Pro Duta FC. Disambung tiga hari kemudian melawan Semen Padang
FC yang baru saja sukses menembus babak delapan besar AFC Cup 2013.
Semen Padang dan Pro Duta adalah penghuni papan atas klasemen sementara
Indonesian Premier League (IPL), sedangkan Persiraja di peringkat
sembilan.
"Iya, kami akui berat melawan mereka di luar kandang. Tapi tidak ada
pilihan lain bagi kami, Persiraja harus bisa mencuri poin," sambungnya.
Wajar bila Persiraja ngotot mencari tambahan angka. Sebab mereka telah
kehilangan lima poin dalam dua pertandingan kandang terakhir, yakni
ketika dikalahkan PSM 1-0 dan ditahan Persema 0-0.
Riza lega saat ini mayoritas pemain Persiraja dalam kondisi bagus,
kecuali Andrea. Wing-bek kiri itu masih menjalani terapi akibat cedera
hamstring usai pertandingan kandang melawan Persija, 6 Maret lalu.
Andrea telah empat kali absen dan untuk sementara posisinya ditempati
Kurniawan. "Alhamdulillah yang lain sehat semua dan punya semangat
tinggi menyongsong pertemuan dengan Pro Duta dan Semen Padang," tutup
Riza.