
Tanpa
menunggu hasil uji coba melawan Persisko Bangko, Rabu (23/1), manajemen
Persip Pekalongan sudah menetapkan pilihannya pada striker asal
Liberia, Sunday Seah untuk dikontrak.
Manajer Persip, Aam Ichwan membenarkan, pihaknya sudah menjalin
kesepakatan dengan Sunday Seah. Dikatakan oleh Aam, Sunday sudah
direkomendasikan oleh Pelatih Persip Agus Riyanto untuk bergabung dengan
Patricio Jimenez dkk.
“Dari hasil seleksi, manajemen lebih memilih Sunday Seah, karena
pemain berasal dari Liberia ini mampu memenuhi kriteria yang dibutuhkan
Persip,” kata Aam.
"Penandatangan kontrak baru akan kami lakukan setelah pengurusan
dokumen-dokumen dan permasalahan administrasi lainnya dari Sunday Seah
selesai," imbuhnya.
Dengan bergabungnya mantan pemain Persiwa Wamena ini, maka Persip
telah merekrut 23 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi
Divisi Utama 2012/2013. Laga pertama Persip adalah menghadapi Persikabo
Bogor di Pekalongan, 30 Januari 2013.
Ia menambahkan, selain akan menghentikan perekrutan pemain, Persip
juga telah selesai membentuk kerangka tim yang akan dipersiapkan
menghadapi kompetisi Divisi Utama.
"Yang jelas, Persip telah siap menghadapi kompetisi Divisi Utama,
termasuka menjalani laga pertama melawan Persikabo Bogor yang akan
dilaksanakan di Stadion Kraton Pekalongan, 30 Januari 2013," pungkasnya.
Sebelumnya, Sunday Seah bersama seorang pemain asing lainnya, Joshua
Sitor bersaing memperebutkan satu tempat di barisan depan Laskar
Kalong. Mereka berdua dijajal kemampuannya saat Persip menjamu Persab
Brebes dalam laga ujicoba di Stadion Kota Batik.
Dari pertandingan tersebut, Agus memutuskan lebih memilih Sunday
dibanding Joshua. Pada laga tersebut, Sunday tercatat berhasil
menyumbang dua gol, dari total lima gol Persip. Awalnya, Agus ingin
melihat lagi kemampuan mereka dalam uji coba melawan Persisko, namun
ternyata keputusan diambil lebih cepat.
Sementara itu, Pemerintah Kota Pekalongan tahun ini berencana
segera memperbaiki rumput di Stadion Kota Batik Kraton. Pemkot telah
mengganggarkan dana sebesar 500 juta yang berasal dari APBD setempat.
Namun, proses perbaikan tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu
dekat. Menurut Walikota Pekalongan, Basyir Ahmad, pihaknya baru akan
melakukan perbaikan tersebut setelah usainya putaran pertama Divisi
Utama. Sebab, jika perbaikan itu dilakukan sekarang, dikhawatirkan akan
mengganggu jadwal kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia.

