PSSB Bireuen
Laga kedua PSSB Bireuen di kandang tampaknya bakal tak diperkuat oleh M
Iqbal, gelandang yang menjadi tumpuan tim ini. Pemain potensial ini
terpaksa harus menjadi penonton dalam beberapa pertandingan mendatang
karena cedera.
“Otot dia ketarik sehingga tak bisa main dalam beberapa pertandingan ke
depan,” ungkap Pelatih PSSB Bireuen Bachtiar Juli, Selasa (23/4).
Sebagai penggantinya, ia sudah menyiapkan Rahmad, salah satu pemain
alumni Uruguay yang menjadi pengganti Iqbal.
PSSB Bireuen akan menjamu PSMS Medan dalam laga keduanya di Stadion Cot
Gapu, Bireuen, Rabu (24/4) besok. PSMS Medan sendiri, menurut Bachtiar,
merupakan tim yang memiliki pemain yang merata di segala lini. “Mereka
punya beberapa pemain yang berpengalaman,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi permainan lawan, Bachtiar telah memerintahkan anak
asuhnya agar tak memberi kesempatan kepada pemain PSMS Medan menguasai
bola. “Kami akan menerapkan pressing ketat,” jelasnya. Hal ini
didukung dengan materi permain PSSB Bireuen yang terdiri dari pemain
muda dan punya stamina yang lebih kuat.
Sementara, PSMS Medan sudah mencoba lapangan Cot Gapu, tadi pagi. Tim
asal Medan ini membawa 20 pemainnya menuju Bireuen lewat jalan darat
selama delapan jam. “Meski kami datang kemarin, tapi fisik pemain tetap
fit dan tadi pagi telah mencoba lapangan,” jelas Pelatih PSMS Medan Edy
Syahputra.
Menghadapi permainan PSSB Bireuen, Edy sudah menyiapkan dua pola.
“Nanti kalau kita menyerang akan menggunakan pola 4-4-2. Sedangkan kalau
bertahan pakai 4-2-3-1,” katanya. Pola 4-4-2 akan menempatkan Saktiawan
SInaga dan Jecky Pasarela sebagai dua ujung tombak kembar.
Sedangkan pola 4-2-3-1 menempatkan Saktiawan sebagai target man.
Sementara, Jekcy akan ditarik sebagai gelandang membantu penyerangan.
“Saya sendiri belum tahu pola permainan Bireuen. Yang jelas mereka punya
semangat juang tinggi,” pungkasnya. (Rizki Daniarto)

