Selamat Datang | |


Breaking
    Loading ...

Rabu, 24 April 2013

Tantang Persifa Fak Fak, Persis Solo akan Main Efektif

By
Updated : Rabu, 24 April 2013 00.07.00
Poin penuh di kandang menjadi alasan tersendiri bagi Widyantoro. Pelatih Persis Solo ini ingin agar anak asuhnya bisa memberikan kemenangan dalam laga melawan Persifa Fak-Fak di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/4) mendatang.

“Pemain yang disiapkan kita lihat kondisinya besok. Mudah-mudahan mereka bisa siap semua. Yang penting mereka bisa memberikan yang terbaik,” ungkap pelatih ini, Selasa (23/4). Wiwid, demikian panggilannya, juga sudah menyiapkan pengganti Javier Rocha, yakni Bayu Andra.

Menurutnya, di laga kedua ini Persis Solo harus memaksimalkan laga home sebaik mungkin. “Asal anak-anak mau main dengan hati dan kerja keras, Insya Allah bisa menang,” jelas mantan pelatih PSS Sleman ini.  Disinggung soal diturunkannya Charles Orock, Wiwid akan melihat kondisinya dulu. “Kita lihat yang paling siap”

Persis sendiri tak mau meremehkan Persifa. Menurut Wiwid, calon lawannya berisi pemain-pemain muda dan punya kecepatan dan teknik. “Saya kira rata-rata pemain Papua bagus,” katanya. Untuk antisipasinya, ia akan memainkan pola permainan sederhana dengan satu dua sentuhan. “Kita berharap juga dukungan dari teman-teman Pasoepati,” katanya.  Wiwid juga mengharapkan di laga kedua ini para pemainnya tidak gugup lagi seperti pertandingan perdana lalu.

Sedangkan Asisten Pelatih Persifa Ana Sutiana mengungkapkan, timnya sudah melupakan kekalahan saat lawan Persemalra di laga pertama lalu. “Saat ini pemain sudah fokus dan konsen pertandingan lawan Persis Solo,” jelasnya. Meski demikian ia mengaku timnya masih buta kekuatan tuan rumah. Yang jelas, katanya, Persis merupakan tim yang cukup baik. Apalagi di pertandingan perdana lalu tuan rumah mencetak kemenangan perdana.

Meski demikian, tim pelatih Persifa sudah mencoba mengantisipasinya. “Kami sudah memberikan motivasi jangan kalah dengan tuan rumah. Main di kandang maupun tandang sama saja. Dan target kita adalah curi poin,” jelasnya.

Disinggung soal materi pemainnya, Ana mengaku timnya bermaterikan pemain lokal dan muda. “Kami tidak ada pemain asing. Rata-rata pemain kita kelahiran 1991, 1992, bahkan ada 1995,” kata Ana. Dari evaluasi perdana, ia berharap laga kali ini mendapat hasil yang positif. “Kekalahan perdana kemarin kita tak boleh mengkambinghitamkan pemain,” katanya. Pertandingan perdana lalu, menurut Ana, dianggap sebagai pemanasan saja.

Sedangkan pola yang akan dimainkan juga tergantung situasi,bisa 4-3-3 maupun 4-2-3-1. “Kami berikan instruksi kepada pemain agar fokus saja di menit-menit awal. Lakukan tekanan sejak awal,” pungkasnya.(Rizki Daniarto)

Berita Terkait

Comment