
Persebaya masih tercecer di peringkat sembilan klasemen sementara
Indonesian Premier Lague (IPL) 2013. Bajul Ijo--julukan
Persebaya--tengah berjuang menggapai posisi ideal mereka di papan atas.
Langkah pertama menuju ke sana adalah mengalahkan Persiraja dalam duel
kandang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (24/4) sore.
Pelatih Persebaya Ibnu Grahan mengatakan timnya dalam kondisi siap
tempur melawan Laskar Rencong. "Karena kita bermain di kandang, maka
kita wajib menang," tegas Ibnu usai menjajal lapangan GBT, pagi tadi
(23/4). Rekor pertandingan Persebaya sebenarnya cukup bagus. Mereka
mengemas dua kali kemenangan, dua kali hasil imbang dan satu kali kalah
walk over (WO). Namun, peringkat Persebaya merosot karena jumlah
pertandingan mereka lebih sedikit dibanding tim lain.
Itu karena Persebaya meminta penundaan dua pertandingan home lawan
Persibo Bojonegoro dan Persepar Palangkaraya menyusul tak adanya izin
pertandingan dari pihak keamanan. "Apalagi setelah kalah WO dari Semen
Padang, kita banyak tertinggal poin penting. Untuk itu kita harus
membayarnya dengan kemenangan dan kita harus mengejar papan atas,"
lanjut gelandang serang Persebaya era 90-an ini.
Kabar baiknya, bila sebelumnya hanya 16 dari 19 pemain yang bisa
diturunkan, Ibnu bisa sedikit lega karena ada tambahan amunisi.
Gelandang bertahan asli binaan Persebaya Sholikin sudah disahkan oleh
PSSI. Itu artinya, ia bisa saja dimainkan pada pertandingan nanti.
"Semua pemain dalam kondisi bagus. Tidak ada yang cedera. Semua ready to
play. Semoga kita bisa meraih poin penuh di kandang sendiri," tutup
Ibnu.
Pada pertandingan besok, Ibnu nampaknya tak akan melakukan banyak
perubahan di komposisi pemain. Endra Prasetya masih dipercaya sebagai
penjaga gawang utama. Endra akan dikawal empat bek tangguh, Goran
Gancev, Nur Fasta, Mat Halil dan Yusuf Hamzah.
Di lini tengah, bercokol tiga nama gelandang kreatif macam Mario
Karlovic, Taufiq dan Rendi Irawan. Sementara di lini depan, Ibnu masih
mempercayakan pada trio Fernando Soler, Andik Vermansah dan Feri
Ariawan.

