Diakui Camara, kendati tak memahami betul karakter permainan tuan
rumah, namun secara keseluruhan kekuatan tim-tim asal Jatim diakui Fode
cukup merata, bagus dan patut diwaspadai. "Kami harus pahami permainan
lawan, kapan pemain harus menyerang dan bertahan. Kami tak mau selalu
kebobolan, kami berusaha mengumpulkan poin di setiap pertandingan,” kata
Fode, Rabu (26/6).
Tambahan poin sangat berarti bagi timnya. Ini mengingat BFC di
pertandingan kandang sebelumnya dikalahkan PSM Makassar 0-2. "Karena
itulah kami harus berusaha keras untuk mendapatkan kembali poin itu. Tak
berlebihan kalau bisa menang di Malang, seri sekalipun sudah sangat
bagus. Kalau kondisi pemain, mereka semua bagus, fit dan siap tanding.
Kemarin sempat kelelahan usai menempuh perjalanan darat dari Jogja ke
Malang,” jelasnya panjang lebar.
Fode melanjutkan, setiap lawan terdekat pada pemain dan mengancam
daerah pertahanan BFC patut dijaga ketat. Jadi timnya tidak terpaku
untuk menjaga satu atau dua pemain tertentu. Lebih-lebih lini depan
Arema diketahui memiliki kecepatan tinggi dan mampu menciptakan peluang
menjadi gol. Selain itu, berdasarkan hasil pantauannya di Malang, pemain
Arema juga mampu membangun serangan cepat ketika berhasil keluar dari
tekanan lawan.
"Yah, kita sudah menginstruksikan kepada pemain tetap konsentrasi
sepanjang pertandingan. Dan kami juga berharap wasit benar-benar bisa
menjalankan tugas dan tanggungjawabnya, keputusannya merugikan kedua
tim,” ujarnya. Fode juga berharap kondisi cuaca di Malang besok bagus
alias tidak turun hujan. "Kalau hujan dan lapangan becek tentu kedua tim
sulit mengembangkan permainan," tutupnya. (Sumarlin - Bontang/IPL)


