PSLS membuat Persepar pulang dengan kepala tertunduk usai berlaga di
Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Rabu (26/6) sore. Dalam lanjutan
Indonesian Premier League (IPL) 2013 itu tuan rumah unggul 2-0 lewat gol
Carlos Raul Sciucatti dari titik putih di menit 35 serta Mahdi Sulaiman
pada menit ke-88.
Wasit memberi hadian penalti untuk PSLS setelah Raul dijatuhkan di
kotak penalti oleh Nurhidayat. Laga sempat ricuh lantaran Persepar
memprotes gol kedua yang dilesakkan Mahdi Sulaiman. Mereka menilai Zal
Wandi, gelandang PSLS, lebih dulu handball.
Walau bermain kurang maksimal namun pelatih PSLS Nasrul Koto mengaku
puas dengan kemenangan pasukannya. "Memang kurang bagus dibandingkan
pertandingan sebelumnya, tapi anak-anak sudah berusaha maksimal. Saya
puas dengan apa yang mereka pertontonkan di lapangan," kata Nasrul usai
pertandingan.
Sebaliknya, pelatih Persepar Eddy Simon Badawi mengaku kecewa dengan
kekalahan yang diderita timnya. "Selamat untuk PSLS, kami kalah akibat
faktor non teknis," sebut Eddy yang tidak puas dengan kinerja wasit.
Kemenangan ini mengangkat PSLS ke peringkat delapan klasemen IPL dengan
poin 18, sementara Persepar tetap berada di posisi keenam. (*)


