Tiga poin kembali diamankan Persijap Jepara dalam laga kandang lanjutan
Indonesian Premier League (IPL) 2013. Menghadapi Bontang FC di Stadion
Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (7/7) malam, tim asuhan Raja Isa itu
unggul 4-0. Striker Argentina Julio Cesar Alcorse memborong dua gol
pada menit 53 dan penalti di menit 77. Dua gol lainnya disumbangkan
Evaldo Silva dari titik putih pada menit ke-46, serta Kim Yong Han satu
menit kemudian.
Tiga hari lalu Laskar Kalinyamat--julukan Persijap--juga memenangi
pertandingan home melawan Persebaya berkat gol tunggal Agung Supriyanto
di menit 21. Persijap yang telah menuntaskan 15 pertandingan putaran
pertama kini menempati urutan delapan klasemen IPL dengan poin 23. Raja
Isa mengakui, melawan Bontang FC pasukannya sempat kesulitan membuat
peluang di babak pertama.
"Mereka menerapkan strategi bertahan, itu yang membuat anak-anak
kesulitan membuat peluang. Tapi ya memang seperti itulah cara untuk
menutupi kondisi fisik yang kurang bagus," tutur Rais--panggilan
akrabnya--usai pertandingan. Setelah gol pertama lahir dari kaki Evaldo
Silva, semuanya jadi lebih mudah. Pelatih asal Malaysia ini senang bisa
memberi kesempatan pada pemain lokal baru, Zakhirin, untuk unjuk
kemampuan.
"Bekal 23 poin di putaran pertama cukup memberi harapan untuk
menghadapi putaran kedua. Tentu saja pembenahan terus dilakukan agar tim
Persijap lebih matang dan solid lagi," sambung mantan pelatih PSMS
Medan ini.
Camara Fode, pelatih Bontang FC, pada kesempatan sama mengatakan
kekalahan pasukannya disebabkan kurangnya komunikasi di lini tengah.
Lepas dari itu, penalti pertama yang diberikan wasit kepada tuan rumah
membuat para pemainnya down. "Tidak ada pelanggaran, hanya pelanggaran
biasa. Ternyata wasit memberikan penalti untuk Persijap. Tapi sudahlah,
yang jelas saya puas melihat penampilan anak-anak. Hanya komunikasi yang
perlu ditingkatkan lagi," papar pria asal Guinea ini.


