Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid membawa 23 pemain seleksi untuk
diikutkan dalam turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014. Dalam
persiapannya, Laskar Sultan Agung akan melakukan uji coba melawan Tunas
Yogya pada Rabu (8/1) sore.
Sajuri mengatakan, uji coba tersebut merupakan persiapan terakhir timnya sebelum berangkat ke Kediri untuk mengikuti turnamen IIC. Nantinya, akan dilihat siapa pemain yang benar-benar layak untuk dibawanya. "Mungkin nanti bawa 23 pemain, termasuk kiper," kata dia, Selasa (7/1).
Uji coba kedua dalam seleksi pemain pun telah disiapkan, yaitu melawan Tunas Yogya, tim dari Divisi I Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebelumnya, laga uji coba juga telah dilakukan, yaitu melawan tim asal Malaysia, Universiti Teknologi MARA Football Club (UiTM FC) pada Desember 2013.
Dalam turnamen tersebut, Laskar Sultan Agung berada di zona Jawa 3 bersama dengan Persebaya Surabaya, Persegres Gresik, dan Persik Kediri. Dia mengaku masih buta dengan kekuatan ketiga tim asal Jawa Timur tersebut. "Kita belum tahu kekuatan lawan," tuturnya.
Namun, dia mengisyaratkan agar pasukannya bermain menyerang. Selain itu, ajang tersebut juga digunakan untuk melihat dan memperbaiki skuadnya sebelum mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada Februari mendatang.
Sajuri memahami apabila dengan persiapan pembentukan tim yang mepet dan materi pemain tak maksimal, kemungkinan kecil untuk lolos ke delapan besar. "Yang jelas, ajang ini untuk memperbaiki tim," ucapnya.
Dalam seleksi yang dilakukan Selasa (7/1) sore, Sajuri mengapresiasi striker asing, Jorge Paredes. Pemain tersebut nantinya juga akan dibawanya mengikuti turnamen IIC. "Dia pemain yang mau bekerja keras," tuturnya.
Sementara itu, mengenai legiun asing lainnya, yaitu Alay dari Maroko, telah dicoret dan tidak lagi mengikuti seleksi lanjutan. Pemain tersebut dirasa masih kurang optimal selama mengikuti sesi latihan. "Dia sudah saya pulangkan," ujarnya.
Asisten Pelatih Persiba Bantul Albert Rudiana menambahkan, di posisi striker hanya tinggal Paredes saja yang dari asing untuk saat ini. Sedangkan di sektor gelandang, legiun asing asal Iran, Javad Moradi eks Persidafon Dafonsoro dipastikan datang ke Bantul pada Selasa (7/1) malam, untuk ikut seleksi. "Untuk saat ini, pemain yang akan didaftarkan (ikut IIC) masih belum selesai ditentukan," ucapnya.
Persiba Bantul sendiri baru akan melakoni laga penyisihan di ajang IIC pada Minggu (12/1) nanti melawan Persegres Gresik. Hari selanjutnya, lawan Persebaya Surabaya. Selang satu hari, pada Rabu (15/1) Laskar Sultan Agung menantang tuan rumah Persik Kediri. "Kemungkinan tanggal 11 (Januari) kita baru berangkat," lanjut Albert.
Setelah mengikuti ajang tersebut, baru lah tim pelatih Persiba Bantul memberikan rekomendasi para pemain yang layak mengisi skuadnya untuk mengikuti ISL. Selanjutnya, langkah manajemen melakukan negosiasi pemain yang memang sampai kini belum dilakukan karena terkendala sponsor.
Sebab, dalam segi keuangan untuk mengikuti kompetisi selama satu musim ke depan, manajemen tergantung dari sponsor. Sementara, sejauh ini masih belum ada yang mencapai kesepakatan. (sindo) (ICH)
Sajuri mengatakan, uji coba tersebut merupakan persiapan terakhir timnya sebelum berangkat ke Kediri untuk mengikuti turnamen IIC. Nantinya, akan dilihat siapa pemain yang benar-benar layak untuk dibawanya. "Mungkin nanti bawa 23 pemain, termasuk kiper," kata dia, Selasa (7/1).
Uji coba kedua dalam seleksi pemain pun telah disiapkan, yaitu melawan Tunas Yogya, tim dari Divisi I Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebelumnya, laga uji coba juga telah dilakukan, yaitu melawan tim asal Malaysia, Universiti Teknologi MARA Football Club (UiTM FC) pada Desember 2013.
Dalam turnamen tersebut, Laskar Sultan Agung berada di zona Jawa 3 bersama dengan Persebaya Surabaya, Persegres Gresik, dan Persik Kediri. Dia mengaku masih buta dengan kekuatan ketiga tim asal Jawa Timur tersebut. "Kita belum tahu kekuatan lawan," tuturnya.
Namun, dia mengisyaratkan agar pasukannya bermain menyerang. Selain itu, ajang tersebut juga digunakan untuk melihat dan memperbaiki skuadnya sebelum mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada Februari mendatang.
Sajuri memahami apabila dengan persiapan pembentukan tim yang mepet dan materi pemain tak maksimal, kemungkinan kecil untuk lolos ke delapan besar. "Yang jelas, ajang ini untuk memperbaiki tim," ucapnya.
Dalam seleksi yang dilakukan Selasa (7/1) sore, Sajuri mengapresiasi striker asing, Jorge Paredes. Pemain tersebut nantinya juga akan dibawanya mengikuti turnamen IIC. "Dia pemain yang mau bekerja keras," tuturnya.
Sementara itu, mengenai legiun asing lainnya, yaitu Alay dari Maroko, telah dicoret dan tidak lagi mengikuti seleksi lanjutan. Pemain tersebut dirasa masih kurang optimal selama mengikuti sesi latihan. "Dia sudah saya pulangkan," ujarnya.
Asisten Pelatih Persiba Bantul Albert Rudiana menambahkan, di posisi striker hanya tinggal Paredes saja yang dari asing untuk saat ini. Sedangkan di sektor gelandang, legiun asing asal Iran, Javad Moradi eks Persidafon Dafonsoro dipastikan datang ke Bantul pada Selasa (7/1) malam, untuk ikut seleksi. "Untuk saat ini, pemain yang akan didaftarkan (ikut IIC) masih belum selesai ditentukan," ucapnya.
Persiba Bantul sendiri baru akan melakoni laga penyisihan di ajang IIC pada Minggu (12/1) nanti melawan Persegres Gresik. Hari selanjutnya, lawan Persebaya Surabaya. Selang satu hari, pada Rabu (15/1) Laskar Sultan Agung menantang tuan rumah Persik Kediri. "Kemungkinan tanggal 11 (Januari) kita baru berangkat," lanjut Albert.
Setelah mengikuti ajang tersebut, baru lah tim pelatih Persiba Bantul memberikan rekomendasi para pemain yang layak mengisi skuadnya untuk mengikuti ISL. Selanjutnya, langkah manajemen melakukan negosiasi pemain yang memang sampai kini belum dilakukan karena terkendala sponsor.
Sebab, dalam segi keuangan untuk mengikuti kompetisi selama satu musim ke depan, manajemen tergantung dari sponsor. Sementara, sejauh ini masih belum ada yang mencapai kesepakatan. (sindo) (ICH)


