Barito Putera yang sudah memastikan lolos ke babak 8 Besar Turnamen
Inter Island Cup 2014 hanya bermain imbang 0-0 dengan Mitra Kukar di
laga terakhir penyisihan Zona Kalimantan, Senin (13/1) malam di Stadion
Demang Lehman, Martapura.
Meski hanya bermain imbang, Laskar Antasari dipastikan menjadi jawara Zona Kalimantan dengan mengemas tujuh poin, sementara Mitra Kukar menjadi runner up yang meraih 5 poin.
Di babak pertama kedua tim saling serang dari menit pertama. Namun tak ada satu gol pun yang tercipta. Alhasil hingga paruh pertama usai sko kacamata pun tetap bertahan.
Di babak kedua, tuan rumah rumah mendapat banyak peluang tetapi harus gigit jari karena kesulitan melewati pertahanan Mitra Kukar. Sebaliknya Naga Mekes pun sama, kokohnya barisan belakang Barito membuat Mitra juga tak bisa menciptkan gol. Dan skor 0-0 pun menjadi hasil akhir pertandingan ini.
Usai laga pelatih Mitra Kukar, Stefan Hanson mengaku hasil ini adalah hasil yang maksimal bagi anak asuhnya.
"Kedua tim bermain baik tadi, sayang kami tak bisa cetak gol dan memperoleh kemenangan. Lolos ke babak 8 besar membuat saya senang apalagi kita akan bertemu tim yang lebih kuat nantinya, harus lebih bekerja keras semoga dapat hasil yang lebih baik lagi," kata Hanson.
Sedangkan arsitek Laskar Antasari, Salahudin mengungkapkan bersyukur atas hasil seri ini.
"Kita telah berjuang menjadi juara grup. Yang jelas kita masih akan evaluasi lagi serta memperbaiki kelemanhan tim ini. Semua sektor akan saya tingkatkan lagi permainannya khususnya lini depan karena finishing touch masih perlua diasah lagi," jelas pelatih berkepala plontos ini.
Dengan hasil ini sebagai Runner Up zona Kalimantan, Mitra Kukar nantinya tergabung di Grup B bersama juara zona Jawa 1, Juara zona Jawa 3, dan juara zona Papua-Sulawesi. Mitra Kukar akan memulai laga dengan menghadapi juara zona Jawa 3, Minggu (19/1).
Sementara Barito berada ke Grup A bersama juara zona Sumatera, juara zona Jawa 2, dan runner-up zona Papua-Sulawesi. Barito akan menghadapi juara zona Jawa 2, Minggu (19/1). (ligaindonesia) (ICH)
Meski hanya bermain imbang, Laskar Antasari dipastikan menjadi jawara Zona Kalimantan dengan mengemas tujuh poin, sementara Mitra Kukar menjadi runner up yang meraih 5 poin.
Di babak pertama kedua tim saling serang dari menit pertama. Namun tak ada satu gol pun yang tercipta. Alhasil hingga paruh pertama usai sko kacamata pun tetap bertahan.
Di babak kedua, tuan rumah rumah mendapat banyak peluang tetapi harus gigit jari karena kesulitan melewati pertahanan Mitra Kukar. Sebaliknya Naga Mekes pun sama, kokohnya barisan belakang Barito membuat Mitra juga tak bisa menciptkan gol. Dan skor 0-0 pun menjadi hasil akhir pertandingan ini.
Usai laga pelatih Mitra Kukar, Stefan Hanson mengaku hasil ini adalah hasil yang maksimal bagi anak asuhnya.
"Kedua tim bermain baik tadi, sayang kami tak bisa cetak gol dan memperoleh kemenangan. Lolos ke babak 8 besar membuat saya senang apalagi kita akan bertemu tim yang lebih kuat nantinya, harus lebih bekerja keras semoga dapat hasil yang lebih baik lagi," kata Hanson.
Sedangkan arsitek Laskar Antasari, Salahudin mengungkapkan bersyukur atas hasil seri ini.
"Kita telah berjuang menjadi juara grup. Yang jelas kita masih akan evaluasi lagi serta memperbaiki kelemanhan tim ini. Semua sektor akan saya tingkatkan lagi permainannya khususnya lini depan karena finishing touch masih perlua diasah lagi," jelas pelatih berkepala plontos ini.
Dengan hasil ini sebagai Runner Up zona Kalimantan, Mitra Kukar nantinya tergabung di Grup B bersama juara zona Jawa 1, Juara zona Jawa 3, dan juara zona Papua-Sulawesi. Mitra Kukar akan memulai laga dengan menghadapi juara zona Jawa 3, Minggu (19/1).
Sementara Barito berada ke Grup A bersama juara zona Sumatera, juara zona Jawa 2, dan runner-up zona Papua-Sulawesi. Barito akan menghadapi juara zona Jawa 2, Minggu (19/1). (ligaindonesia) (ICH)


