Skuad PRO DUTA FC musim kompetisi 2013. Foto : IPL/arif ariadi
Persijap gagal mengulang permainan impresif ketika menahan imbang Semen
Padang tanpa gol pekan lalu. Menjamu Pro Duta FC di Stadion Gelora Bumi
Kartini, Jepara, Jumat (29/3) malam, tim Laskar Kalinyamat justru
menyerah 0-2. Kekalahan ini membuat sekitar 6 ribu pendukung tuan rumah
kecewa.
Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Sulistyoko itu Persijap
sejatinya mengawali penampilannya dengan baik. Strategi ofensif membuat
Evaldo dan kawan-kawan mendominasi permainan, terutama di babak pertama.
Namun serangan yang dibangun tuan rumah mudah dipatahkan lini belakang
Pro Duta yang diisi Suyatno, Syamsir, Rifki, dan Rahmadhani.
Pada babak kedua, Persijap yang terus menekan seakan kehabisan akal
untuk menjebol gawang lawan. Alih-alih membikin gol, gawang tim asuhan
Riono Asnan itu justru bobol di menit 54. Berawal dari serangan balik,
Gozali Muharam Siregar berhasil menguasai bola di sisi kiri pertahanan
Persijap yang sudah kocar-kacir. Pemain bertubuh pendek ini lalu
mengirim bola ke depan gawang yang langsung dikonversi Rahmad Hidayat
menjadi gol.
Tertinggal satu gol membuat permainan Persijap mulai tidak terkontrol.
Salah umpan kerap terjadi. Sebaliknya, serangan balik Pro Duta di menit
75 kembali berbuah gol. Kali ini Gozali Muharam Siregar yang menerobos
kotak penalti memilih melakukan shooting jarak jauh. Blokir yang
dilakukan Joko Ribowo, kiper Persijap, tak cukup mampu mengubah arah
bola keluar gawang. Bola pun bersarang di sisi kanan gawang.
"Lini depan kami tumpul. Penyakit ini belum bisa disembuhkan. Selain
itu, permainan tadi bukanlah permainan Persijap. Mereka seharusnya
bermain dengan bola-bola pendek, tapi justru terbawa permainan lawan
dengan banyak melakukan long pass. Ini jelas sangat mengecewakan kami,”
kata pelatih Persijap Riono Asnan usai pertandingan.
Sebaliknya, pelatih Pro Duta Roberto Bianchi mengaku puas dengan hasil
tiga poin yang diraih para pemainnya. "Meski materi pemain kami adalah
darah-darah muda tapi mereka mau bekerja keras. Meski pengalaman masih
kurang tapi mereka mampu menunjukkan mental yang kuta. Saya bangga
dengan mereka," kata Beto, pelatih asal Spanyol. (IPL)


