Arema
Indonesia tampil perkasa dalam tiga laga terakhirnya di Indonesia Super
League 2012/2013. Setelah meraih kemenangan tandang perdana di markas
Persija, Singo Edan berpesta di Kanjuruhan dengan mengempaskan Sriwijaya
FC 4-1 dan Pelita Bandung Raya 4-2.
Tren positif itu ingin diteruskan oleh skuad asuhan Rahmad Darmawan.
Ujiannya adalah saat dijamu Gresik United di Stadion Petrokimia Gresik,
Kamis (7/3). Sangat penting bagi Arema untuk bisa meraih kemenangan pada
derby Jatim ini, untuk kembali bisa berada di puncak klasemen ISL.
Tiga hari jelang mengunjungi markas Laskar Joko Samudra, Arema terus
memantapkan persiapannya. Salah satunya adalah dengan mengantisipasi
kemungkinan adanya bola-bola mati Gresik United yang bisa mengancam
gawang Arema. Antisipasi tersebut juga dilakukan sebagai bentuk evaluasi
dari beberapa pertandingan sebelumnya.
”Tadi ada sedikit taktik tentang situasi melawan free kick lawan.
Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, kita sering lengah saat
menghadapi free kick lawan,”ungkap pelatih yang akrab disapa RD ini,
Senin (4/3).
Jelas, RD tampaknya tidak ingin hal serupa terjadi pada pertandingan
melawan Gresik United nanti. Bahkan dirinya juga menilai bahwa tim
berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut memiliki kemampuan bola-bola mati
yang lebih hebat yang bisa diandalkan untuk menjebol gawang lawan.
“Di sana ada Chena, siswanto yang dominan untuk mengisi lini depan mereka, dan mereka bahaya bola-bola matinya,”tandas RD.
Sebelum kompetisi, tim Singo Edan juga pernah bertemu dengan Gresik
United pada pertandingan uji coba di Malang dan Gresik. Saat di Gresik,
Arema kalah dari tuan rumah. “Kan saat itu kita juga kemasukan melalui
bola mati,”ungkapnya.
Kendati mengantisipasi kemungkinan terjadinya bola-bola mati, RD
juga menekankan pada anak didiknya untuk bermain lebih hati-hati. Sebab
dalam beberapa pertandingan terakhir, pemain-pemain Arema banyak
melakukan pelanggaran yang sebenarnya tidak perlu terjadi.
“Itu juga akan menjadi satu penekanan saya, karena kadang-kadang kita
selalu boros juga bikin pelanggaran yang tidak perlu,”pungkasnya.
Tentang kemungkinan Gresik United yang masih tanpa pelatih, RD tidak
ambil pusing karena dirinya tetap melihat Gresik adalah tim bagus dengan
segala kemampuan pemainnya yang sempat bertengger di puncak klasemen
ISL.

