Pierre Njanka terpaksa dicoret oleh Persisam Samarinda karena terkendala masalah KITAS.
Manajemen Persisam Putra Samarinda memastikan melepas Pierre Njanka dan
menggantikannya dengan bek asal Kamerun Jacques Joel Tsimi untuk putaran
kedua Indonesia Super League (ISL) 2012/13.
Sekretaris Persisam Samarinda Achmad Subhan mengatakan pihaknya terpaksa mencoret mantan kapten Arema Indonesia tersebut karena ada masalah dengan KITAS, padahal manajemen telah berusaha membantu namun urusan tersebut tidak kunjung tuntas hingga saat ini.
"Kalau tidak salah hampir Rp30 juta, pada waktu itu kami harus mengeluarkan dana, dan sampai sekarang belum tuntas juga," jelas Subhan.
Oleh karena itu, manajemen bergerak cepat untuk mencari pengganti Njanka dan menjatuhkan pilihan pada Tsimi.
"Awalnya memang ada beberapa nama sebagai pengganti Njanka sebelum muncul nama Tsimi, diantaranya pemain Persija Fabiano dan kemudian dari berbagai proses akhirnya manajemen menjatuhkan pilihannya kepada Tsimi," jelas Subhan.
"Tenaganya masih kuat, dan dalam beberapa kali penampilan di klub sebelumnya yakni PSPS, Tsimi juga punya peran yang cukup dominan di lini belakang."
Sekretaris Persisam Samarinda Achmad Subhan mengatakan pihaknya terpaksa mencoret mantan kapten Arema Indonesia tersebut karena ada masalah dengan KITAS, padahal manajemen telah berusaha membantu namun urusan tersebut tidak kunjung tuntas hingga saat ini.
"Kalau tidak salah hampir Rp30 juta, pada waktu itu kami harus mengeluarkan dana, dan sampai sekarang belum tuntas juga," jelas Subhan.
Oleh karena itu, manajemen bergerak cepat untuk mencari pengganti Njanka dan menjatuhkan pilihan pada Tsimi.
"Awalnya memang ada beberapa nama sebagai pengganti Njanka sebelum muncul nama Tsimi, diantaranya pemain Persija Fabiano dan kemudian dari berbagai proses akhirnya manajemen menjatuhkan pilihannya kepada Tsimi," jelas Subhan.
"Tenaganya masih kuat, dan dalam beberapa kali penampilan di klub sebelumnya yakni PSPS, Tsimi juga punya peran yang cukup dominan di lini belakang."