Updated : Rabu, 15 Mei 2013
18.52.00
Ade Suhendra yang memperkuat PSPS di putaran pertama memberikan kontribusi terhadap kemenangan tim barunya.
Ade Suhendra (eks PSPS Pekanbaru)
Upaya PSPS Pekanbaru untuk lepas dari zona
degradasi urung terwujud setelah dipaksa menelan kekalahan 2-1 dari
Persib Balikpapan dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di
Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Rabu (15/5).
Dari delapan
laga terakhir, PSPS tidak pernah mendapatkan kemenangan, dan hanya
sekali bermain imbang. Kegagalan mendulang angka ini membuat PSPS berada
di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi nilai 14. Tim Askyar Bertuah hanya berada satu tangga di atas juru kunci Persidafon Dafonsoro dengan selisih satu poin.
Sedangkan
bagi Persiba, kesuksesan membawa pulang tiga angka membuat mereka
memperbaiki posisi ke peringkat sepuluh klasemen usai mengumpulkan nilai
23. Raihan angka Persiba sama dengan Persiram Raja Ampat dan Persiwa
Wamena, namun tim Beruang Madu kalah selisih gol.
Bermain
di kandang, PSPS justru mengalami kesulitan untuk mengembangkan
permainan. Persiba lebih dulu mengambil inisiatif serangan, dan mampu
menebarkan ancaman di pertahanan tuan rumah.
Kubu Persiba bersorak kegirangan setelah berhasil mengungguli PSPS lebih dulu pada menit ke-13 melalui gol Kim Young-Kwang.
Tertinggal
satu gol, PSPS mencoba meningkatkan intensitas serangannya. Kendati
demikian, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal menyamakan
kedudukan. M Isnaini mendapatkan peluang di menit ke-25, namun tidak
membuahkan hasil.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang PSPS
justru kebobolan untuk kali kedua. Kali ini, mantan punggawa mereka di
putaran pertama, Ade Suhendra, yang menjebol gawang PSPS pada menit
ke-28.
PSPS mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan
mereka ketika mendapatkan hadiah penalti menjelang babak pertama
berakhir. Sayangnya, April Hadi yang dipercaya sebagai eksekutor gagal
menjalankan tugasnya dengan baik.
Tuan rumah yang mengalami
defisit dua gol mencoba kembali meningkatkan intensitas serangan guna
memperkecil ketertinggalan. Upaya itu membuahkan hasil ketika Camara
Namory mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55.
Gol
ini melecut motivasi pemain tuan rumah untuk menyamakan kedudukan. Hanya
saja, upaya mereka menemui kesulitan, karena Persiba lebih mengamankan
keunggulan mereka dengan memperkuat pertahanan. Skor 2-1 ini pun
bertahan hingga wasit meniupkan pluit panjang.