![]() |
Skuad Nusa Ina FC 2013 |
’’Di dua partai tersisa ini, besok sore lawan PSKT Tomohon dan Senin depan (5/5) lawan Persinab Nabire, tak ada pilihan lain, kita harus menang kalau ingin lolos ke Divisi Utama,’’ sumbar pelatih kepala Nusa Ina Aji Lestaluhu melalui ponselnya dari Ternate, Jumat petang, 2 Mei.
Mantan pemain Arseto Solo dan PSM Makassar dekade 1980an hingga 1990an ini mengakui di laga awal menjamu Persisos Sorong Selatan, Selasa (29/4) anak-anak asuhannya tampil kurang tenang sehingga banyak peluang emas yang tak bisa dikonversikan menjadi gol.
’’Kalau waktu itu anak-anak tenang mungkin kita bisa menang atau kemungkinan seri melawan Persisos Sorong Selatan, tapi dengan kemenangan WO atas Persikos Kota Sorong (Rabu, 30/4) sore ikut membuka peluang kita, dan saya sudah instruksikan anak-anak agar bermain tenang dan percaya diri, bahkan lebih utamakan kolektivitas permainan sehingga bisa mengontrol permainan lawan,’’ ungkap pria asal Tulehu, Maluku Tengah ini.
Tak lupa melalui kesempatan itu, Aji mengharapkan dukungan moril masyarakat Maluku agar timnya mampu meraih hasil positif di dua partai tersisa grup ini. ’’Saya dan tim mengharapkan dukungan doa seluruh masyarakat Maluku agar Nusa Ina tampil terbaik dan membawa harum daerah ini di kancah nasional,’’ seru mantan pelatih Persemalra Maluku Tenggara, tim Divisi Satu Maluku yang urung mengikuti kompetisi serupa tahun ini. (berita-maluku)